Strategi Pengembangan Bisnis oleh Himpunan Mahasiswa S1 Manajemen

img-20170401-wa0071

Sabtu,1/04/2017 Pak Dodok Sartono saat menyampaikan materinya

Sabtu, 1 April 2017 , Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) S1 Manajemen Universitas Muhammadiyah Semarang menggelar Seminar Regional yang merupakan bagian dari acara  UEF (Unimus Economic Festival) dengan tema “Strategi Pengembangan Bisnis Bagi Usaha Pemula” yang bertempat di ruang 306 lantai 3 gedung Rektorat. Di seminar regional ini mendatangkan beberapa narasumber yang mana memang ahli di bidang ekonomi, di antaranya dosen Fakultas Ekonomi Dr. Djoko Setyo Hartono,SE, MM, SH, MKn  sekaligus Notaris sukses serta mengundang Dodok Sartono, SE yang merupakan pengusaha Ayam Geprek, Ayam Pakuan, serta pemilik bimbel Al Qur’an.
“Tugas dan proses persiapan analisis tentang peluang pertumbuhan usaha potensial, dukungan dan pemantauan pelaksanaan peluang pertumbuhan usaha adalah tanggung jawab dari setiap pengusaha, pengusaha membutuhkan motivasi. Motivasi yang tidak hanya sekedar ucapan melainkan action, pengusaha juga perlu menerapkan istilah “5W + 1H” untuk membangun sebuah usaha” Ujar Pak Djoko ketika memaparkan materinya

Dodok Sartono, SE selaku narasumber kedua juga tak kalah menginspiratif ,beliau mengungkakan perjalanan panjangnya sebelum menjadi pengusaha yang sukses hingga sekarang ini, beliau menceritakan bahwa beliau rela berhenti dari jabatan Kepala Sekolah demi sebuah komitmen berwirausaha. Beliau juga menjelaskan bahwa jikq pengen menjadi pengusaha sukses itu harus memiliki komitmen dan menerapkan filosofi “lima jari” yakni :

1. Ibu Jari melambangkan karakter. Dimana seorang pengusaha harus memiliki karakter baik, karakter jujur, karakter dermawan dan amanah.

2. Jari Telunjuk melambangkan Fokus, yang berarti bahwa sesuatu yang di fokusi akan membesarkan sebuah tujuan. Ketika seorang pengusaha merintis sebuah usaha dia harus fokus pada satu tujuan. Maka pengusaha tersebut akan menuai hasil yang baik dan berkah.

3. Jari tengah melambangkan kualitas, dimana seorang pengusaha harus tetap menjaga kualitas dengan cara berinovasi mengembangkan usahanya.

4. Jari manis melambangkan Jaringan, koneksi, relasi, dimana koneksi antar pengusaha sangat d butuhkan. Semakin baik koneksi yang di jalin semakin sukses lah pengusaha tersebut.

5. Jari kelingking melambangkan memperhatikan hal-hal kecil. Dimana ada sebuah filosofi bahwasannya suatu perusahaan dapat dikatakan orang-orang di dalamnya jujur atau tidak tergantung pada toiletnya. Ini mungkin hanya sebuah filosofi. Namun ada kalanya kita memperhatikan hal kecil tersebut bahwa ketika sebuah toilet perusahaan kotor, maka kotorlah orang-orang di dalamnya. Tak cukup sampai disitu Pak Dodok Sartono juga menambahkan bahwa engusaha juga harus memperhatikan “better 5p” yaitu Produk , Price, Place, Promotion, People.

Terselenggaranya Seminar tersebut diharapkan dapat menginspirasi seluruh mahasiswa Unimus khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk menjadi pengusaha sukses. Dimana para narasumber telah menyampaikan beberapa motivasi  komitmen untuk menjadi seorang pengusaha sehingga tidak perlu ragu bagi mahasiswa yang ingin terjun dalam dunia bisnis dan menjadi pengusaha sudah ada bekal untuk menjalaninya.(Niken)